Terkadang sebuah lagu bisa menggambarkan perasaan seseorang, apakah mereka sedang bahagia ataupun sedih. Bagi mereka yang lagi galau, ngedengerin lagu melow adalah obat yang paling mujarab ( itu katanya sih). Lagu melow ini dapat kita dengerin dalam berbagai versi yaitu, Barat, Indonesia, Mandarin, Korea dan masih banyak lagi, pokoknya yang bertema mewek lah. Untuk bahasa musiknya, lagu melow disebut dengan Balada ( balada ya bukan balado).

Nah, seperti apa sih Musik balada ini? Kok bisa buat kita jadi baper ya? Biar sama-sama tahu, yuk kita sama-sama simak ulasannya. Cekidot guys.

Musik Balada Merupakan Puisi Yang Dijadikan Sebuah Lagu

Disini yang dimaksud dengan musik atau lagu balada adalah sebuah puisi yang dijadikan lagu. Gak disangka juga ternyata musik balada ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan ini juga dapat ditemukan di banyak budaya.

Pada awalnya, musik balada ini merupakan sebuah cerita rakyat yang kemudian berkembang menjadi musik populer. Untuk sekarang ini, musik balada selalu dikaitkan dengan berbagai perasaan yang berhubungan dengan cinta.

Balada khas terdiri dari bait yang mengandung kuadrain atau empat garis puisi. Deretan atau irama pada masing-masing barisan puisi disebut dengan iambic, yang berarti suku katanya tidak memiliki tekanan.

Dalam musik balada, biasanya ada delapan atau enam suku kata dalam satu garis. Sama seperti halnya dengan puisi, beberapa musik jenis balada ada yang mengikuti bentuk ini, namun ada juga yang tidak. Akan tetapi, hampir semua musik balada berbentuk narasi yang berarti lagu yang menceritakan sebuah kisah.

Awalnya, balada yang berbentuk puisi ini memang sudah direncanakan untuk dirubah menjadi sebuah musik. Maka dari itu, beberapa balada memiliki refrain atau paduan suara yang berulang seperti sebuah lagu. Skema sajak pada puisi yang digunakan adalah ABAB dan ini juga telah dijadikan sebagai pola musik sampai saat ini.

Perkembangan musik balada atau ballad ini semakin meningkat pada saat berlangsungnya gerakan puisi romantis di akhir abad ke-18 dan ini terus menjadi semakin populer. Banyak penyair romantis terkenal dan salah satunya adalah William Wonderworth yang berlomba-lomba menulis lagu dalam bentuk puisi balada ini.

Perkenalan Pertama Musik Balada Adalah Di Inggris

Diawal kemunculannya, balada merupakan sebuah jenis musik yang memiliki karakteristik dari sebuah puisi dan ternyata ini juga merupakan jenis musik yang terkenal di kepulauan Inggris. Balada sudah ada sejak dari periode abad pertengahan sampai abad 19.  Perkembangan musik balada yang cukup pesat adalah di Inggris.

Akhirnya musik balada mulai masuk ke daerah Eropa lainnya. Kemudian menuju ke Amerika, Australia dan Afrika utara. Balada banyak ditulis dan dijual secara meluas. Bentuk ini kemudian sering digunakan oleh para penyair dan komponis dari abad ke-18 untuk menghasilkan balada liris. Namun memasuki abad ke-19, jenis musik ini lebih banyak memainkan bentuk-bentuk lagu lambat yang bertema cinta. Akhirnya muncullah power ballad pop ataupun rock yang sampai saat ini kita sering dengarkan.

Nama ballad sendiri berasal dari lagu tarian Perancis abad pertengahan yang saat itu disebut sebagai ballares. Yakni sebuah tarian balet. Balada ini kemudian muncul sebagai saingan alternatif dari ballares. Tema dan fungsi ballad saat itu juga berasal dari tradisi mendongeng skandinavian dan Jerman. Contoh paling awal yang bisa kita lihat untuk mengetahui balada pertama di inggris adalah ‘Judas’ dalam manuskrip abad ke-13.

Musik balada memang tidak begitu booming seperti pop atau rock. Namun musik ini tetap layak kok untuk dipelajari. Karena ini dapat mengasah kita untuk menjadi lebih kreatif dalam memperkaya musik dan lirik dalam menciptakan syair balada. Bagaimana kita harus menyusun sebuah puisi yang nantinya bisa dijadikan sebuah lagu.

Berbagai Jenis Dari Musik Balada

Balada tradisional biasa disebut juga dengan child ballad. Ini merupakan suatu penghormatan yang diberikan kepada Francis Child. Beliau adalah seorang ilmuwan yang dikenal karena koleksi balada inggrisnya .

Dikatakan bahwa, koleksinya ini termasuk dalam jenis balada standar. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa jenis dari lagu balada.

  • Balada Pop Liris

Dalam sebuah pembuatan karya-karya Balada, syair (lirik lagunya) yang dipakai harus lebih kuat dari pada musiknya. Sudah dari dulu, balada telah menjadi sarana yang sangat efektif dan komunikatif didalam menyampaikan pesan-pesan moral yang membuat sebuah informasi menjadi lebih mudah diterima.

Namun, didalam syair-syair balada sebenarnya lebih mengungkapkan rasa cinta, haru, kecewa, patah hati dan sebagainya yang dapat membuat kita jadi baper. Iringan musiknya pun dapat diiringi dengan : Musik Folk, Country, Musik Kreatif, Klasik, Rock, Etnis dan lain-lainnya. Karena hal diatas maka bermunculanlah lagu-lagu berjenis : Rock Ballad, Country Ballad dan sebagainya.

  • Balada Rakyat

Ini merupakan salah satu kesenian kuno (lama) yang merupakan suatu puisi atau nyanyian rakyat yang universal. Musik Balada, dalam proses dan perjalanan waktu telah dipopulerkan sebagai nyanyian rakyat yang telah menjadi cakupan budaya etnis dan tradisional di dunia folklore yang saat ini sedang mencuat di dunia.

Folklore adalah bagian dari kebudayaan yang menyiratkan tentang ekspresi seni dari suatu masyarakat di suatu wilayah yang menyangkut adat istiadatnya. Yang termasuk ke dalam hal kesenian folklore adalah adat istiadat tradisional, puisi dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun. Keberadaannya sangat rentan dari kepunahan.

  • Balada Kreasi/ Balada Etnis

Kalau balada yang satu ini merupakan bentuk penyajian yang karyanya diiringi oleh banyak alat musik etnis seperti : gendang, bedug, kecapi, biola dan instrumen-instrumen musik lainnya yang beradaptasi dengan zamannya sesuai  dengan kebutuhannya seperti gitar dan lain-lainnya. Adapun lirik lagu atau syairnya tetap dibuat secara bertutur dengan memperhatikan kaidah-kaidah pembuatan puisi dengan bahasa yang baik dan benar.

Karakter Dari  Musik Balada

Beberapa musik balada memang tidak memiliki konsistensi yang formal jika tidak diambil dari  bentuk puisi, tapi kalian tetap dapat melihat beberapa karakteristik tertentu yang mengidentifikasi dari sebuah balada, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

-Bahasa yang sederhana

Beberapa musik balada, terutama dalam bentuk tradisional, memang sengaja disusun untuk para penonton/pendengar yang baru menyukai musik balada. Oleh karena itu, mereka harus menampilakan dengan bahasa yang lebih dapat dimengerti.

Ketika seorang penyair akan membuat musik balada, mereka akan mencoba membuat sesuai dengan keinginan penonton, pilihan bentuk balada yang mereka akan buat umumnya menyiratkan penekanan yang serupa pada bahasa yang sederhana.

Cerita

Balada cenderung mengandung puisi naratif yaitu puisi yang menceritakan tentang sebuah kisah. Jika dibandingkan dengan lirik puisi, balada lebih menekankan pada perasaan.

-Bait balada

Bait balada tradisional terdiri dari empat baris dan juga memiliki irama abcb (atau kadang-kadang abab, kuncinya ada pada bait kedua dan keempat). Baris pertama dan ketiga memiliki empat tekanan, sedangkan yang kedua dan keempat memiliki tiga tekanan.

-Pengulangan

Musik balada sering memiliki refain, bagian yang berulang inilah yang akan membagi segmen cerita. Banyak balada yang juga menggunakan pengulangan tambahan, di mana frase yang berulang memiliki sedikit perbedaan. Untuk contoh klasik dari pengulangan tambahan, kalian bisa melihatnya pada baris pertama dari bait di Stanza di “Tuhan Randal.”

-Dialog

Seperti yang kalian inginkan dalam genre narasi, musik balada ini sering memasukkan beberapa karakter ke cerita-cerita mereka. Jika ada perubahan suara maka mereka akan membuatnya menjadi lisan, transkripsi lisan atau memberi indikasi bahwa sang pembicara sudah berubah.

Beberapa Musisi Dari Musik Balada

Musik balada memang sudah terkenal sejak lama. bahkan para musisinya pun sudah sangat ternama. Beberapa contoh dari musisi dari musik balada yang terkenal adalah:

Rita Rubby Hartland

Rita Rubby Hartland ini lahir pada tanggal 13 April 1960 dan ia sempat terkenal pada era 80 an. Kancah Rita di dunia musik memang gak lama namun beberapa lagunya sempat hits banget. Lagu yang dibawakan Rita ini banyak yang bertemakan alam. Beberapa lagu hits Rita diantaranya adalah Kepada Alam dan Pencintanya, Elegi Sebuah Penantian, Bulu Garuda, April Yang Biru.

Ully Sigar Rusady

Artis yang satu ini lahir di Garut 4 Januari 1952. Dia adalah kakak dari seorang artis ternama Paramitha Rusady. Selain seorang musisi dari lagu balada ia juga seorang aktivis lingkungan hidup Indonesia.

Pada tahun 1978 Ully merilis album pertamanya Rimba Gelap selanjutnya menyusul album – album lainnya. Ully banyak menciptakan lagu tidak hanya untuk dirinya tapi juga untuk penyanyi – penyanyi lainya yang menjadi tenar seperti Nur Afni Octavia, Anggun C. Sasmi, Ita Purnamasari, Bangkit Sanjaya, Arthur Kaunang, Sonatha Tanjung, Maya Rumantir, Nicky Astria.

Franky Sahilatua

Franky Sahilatua adalah penyanyi pria balada pertama di Indonesia. Lagu – lagu baladanya sangat menghibur masyarakat pada waktu itu. Franky sering berduet dengan adiknya Jean untuk menyanyikan lagu – lagu ciptaannya.

Duet ini kemudian menghasilkan lima belas album dibawah asuhan Jackson Record. Suara Franky dan Jean sangat serasi dan indah didengar terutama pada pagi hari. Lagu balada Franky dan Jean banyak menceritakan alam dan kehidupan sehari – hari khususnya di pedesaan.

Lagu hits Franky dan Jean diantaranya berjudul Musim Bunga, Menyambut Musim Petik, Kepada Angin, Bis Kota. Lagu – lagu balada Franky dan Jean pernah menjadi soundtrack film Ali Topan. (Hayo ada yang tahu gak filmnya?)

Franky lahir di Surabaya 16 Agustus 1953 dan berdarah Maluku. Dia merupakan anak ketiga dari 7 bersaudara. Setelah adiknya Jean menikah Franky banyak bersolo karir. Tahun 2006 Franky diangkat menjadi duta buruh migran Indonesia bersama Nini Carlina oleh ILO dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI)

Lagu Balada Yang Paling Terkenal

Nah, kalau tadi kita sudah membahas artisnya, sekarang giliran lagunya. Dijamin deh kalian bakalan baper kalau dengernya. Nah, berikut ini ada beberapa balada yang paling terkenal sepanjang masa.

“Semua Tentang Kita” – Peterpan, Taman Langit (2003)

Bait yang paling romantis pada lagu ini adalah“teringat di saat kita tertawa bersama / ceritakan semua tentang kita”

Walaupun lirik lagu ini sering dinyanyikan sama tukang ngamen keliling yang suka ada di lampu merah, gang / pos kamling, namun ini gak mengurangi esensi lagu ini sebagai lagu yang wajib bagi mereka yang masih memendam hasrat untuk balikan. Lagu ini juga selalu menjadi pilihan pertama, untuk dijadikan backsong di video amatir yabg diisi penuh dengan slide foto kenangan semasa pacaran. Pasti kalian yang lagu ini pasti jadi baper.

Adele – Don’t You Remember

Kalian pastinya sudah sering banget dengar lagu yang satu ini kan. Lagu balada ini menceritakan tentang seorang cewek yang ‘tiba-tiba’ ditinggalkan pujaan hatinyatanpa alasan yang jelas. Kalian bisa melihatnya sendiri dari lirik berikut ini:

When will I see you again?
You left with no goodbye,
Not a single word was said,
No final kiss to seal any sins,
I had no idea of the state we were in,

Si cewek ingin sang kekasih kembali mengingat bagaimana kisah mereka yang pernah mereka jalani sebelumnya, seperti apa dulu si cowok mengejarnya. Tingkat baper yang dimiliki lagu ini akan semakin dalam jika ditambah lagi dengan suara merdu Adele. Jujur deh pasti para galauers suka sama lagu yang kayak gini kan.

Rose Scent Breeze (Red Velvet)

Lagu balada selanjutnya adalah Rose Scent Breeze miliknya Red Velvet. Pada tahun 2016, Red Velvet telah melakukan remake lagu Rose Scent Breeze. Pada awalnya, yang ngebawain lagu tersebut adalah Lee Soo Man, pendiri SM Entertainment yang menaungi girl group tersebut.

Rose Scent Breeze melukiskan tentang kesedihan seseorang yang harus berpisah dengan orang yang sangat berarti untuknya. Aroma bunga mawar sekarang hanya menjadi kenangan yang sangat menyedihkan. Janji-janji di masa lalu kini hanyalah kenangan menyakitkan. So sad

Ni Yao De Bu Shi Wo (你要的不是我) – JJ Lin (林俊杰)

Seperti yang kita sudah jelasin sebelumnya, kalau lagu balada itu memang gak jauh-jauh dari hal yang berbau cinta. Seperti pada lagu ini yang menceritakan tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan. Yeah, di antara kita pasti ada yang mencintai seseorang tapi kita bukan tipenya dia. Kita nggak punya apa yang dia inginkan. Jadi cuma bisa ‘ya wes lah’, kita sendiri yang terluka. Yang kuat ya, semua akan indah pada waktunya.

Tui Hou (退后) – Jay Chou (周杰伦)

Masih dari versi mandarin. Lagu balada yang satu ini dinyanyikan oleh Jay Chou, pastinya cewek-cewek sudah kenal dengan sosok yang satu ini. Jadi lirik dari lagu ini menceritakan tentang kesedihan, kemuraman, pokoknya perasaan nggak bahagia karena meninggalkan orang yang kita cintai. Tapi mau gimana lagi, itu jalan terbaik, jadi harus diterima dengan lapang. Begitulah kurang lebih makna dari lagu ini.

“Jatuh Cinta Itu Biasa Saja” — Efek Rumah Kaca

Nah, bagian terbaik dari lagu ini adalah “kita berdua / tak pernah ucapkan maaf / tapi saling mengerti / kita berdua / tak hanya menjalani cinta / tapi menghidupi”

Untuk Perempuan Yang Sedang Di Pelukan” — Payung Teduh, Dunia Batas (2012)

Nah, bagian terbaik dari lagu ini adalah “hanya ada / sedikit bintang malam ini / mungkin karena kau / sedang cantik-cantiknya”

Bagi setiap wanita yang mendengar lagu ini pasti akan klepek-klepek dibuatnya, Merayu wanita adalah teknik dasar yang harus dimiliki setiap pria. Namun, kemampuan untuk menyandingkan keindahan semesta dengan kecantikan seorang wanita adalah sebuah hal yang sangat krearif dan juga brilian.

Daripada kalian menggunakan teknik rayuan murahan seperti “bapak kamu…”, Payung Teduh malah terkesan lebih elegan dan berkelas. Kalau kalian gak percaya, kalian coba saja lantunkan lirik ini kepada wanita yang sedang kalian puja, niscaya —sedikit banyak akan membuat hatinya bergetar. Jika rayuan ini gagal, berarti cuma ada dua kemungkinan yaitu sang wanita kelewat serius atau mungkin kamu menyanyikan lagu ini saat langit malam penuh dengan bintang. Jadinya gagal deh.

Britney Spears – Everytime

Lagu balada yang satu ini menceritakan tentang seorang cewek yang gak bisa move on dari mantannya. Dia gak bisa apa-apa tanpa mantannya itu, tapi si mantannya malah bersikap seolah gak perduli lagi.

Sampe-sampe Britney pun bilang kalo dia akan membuat hujan kalau si mantan itu mau memaafkannya. Duh, dalam kale cintanya?

Lirik yang paling menyentuh ada pada bagian Notice me, take my hand. Why are we strangers when our love is strong? Why carry on without me? Everytime I try to fly, I fall without my wings.

Untitled, 2014 – G-Dragon BIGBANG

Comeback solo G-Dragon atau GD pada 2017 ini cukup membuat para fansnya menjadi shock, sebab kini GD hadir dengan mini album yang berjudul Kwon Ji Yong dengan title track bergenre ballad yaitu Untitled, 2014.

Lagu ini memang jauh dari karakter GD yang super swag (keren), namun siapa sangka kalau ternyata GD juga dapat membawakan lagu ballad dengan sangat apik bahkan nyentuh banget. Lagu yang rilis pada Juni 2017 ini mengisahkan tentang seseorang yang merasa menyesal terhadap keputusannya mengakhiri hubungan dengan sang mantan kekasih.

Nah, sudah pada tahu kan tentang penjelasan musik balada ini. Jadi bagi kalian yang suka galau-galauan musik balada sangat cocok untuk menemani kalian. Tapi jangan sampai kebanyakan baper ya.

This is a Sidebar position. Add your widgets in this position using Default Sidebar or a custom sidebar.