Kalian pasti tahu donk tentang musik-musik dj kekinian yang sering didengerin sama anak masa kini. Tapi biasanya gak cuma kids zaman now yang suka dengan lagu jingkrak-jingkrak gitu, orang dewasa pun masih banyak loh yang suka sama lagu kayak gitu. Nah, ngomongin soal musik dj kalian tahu gak kenapa musik dj begitu diminati? Dan apakah kalian  tahu, sejak kapan musik dj itu ada? Kalau kalian ingin tahu makanya kepo-kepo di sini donk.

Pengertian Dari DJ?

Dj atau nama lainnya disc jockey adalah seseorang yang memiliki tugas untuk menyambung (mixing) lagu ke lagu lainnya secara non stop dan teratur sesuai dengan teknis dan teorinya.

Pemahaman, pemilihan hingga pengaturan lagu adalah hal-hal yang bener-benar harus diperhatiin sebelum kalian melakukan proses mixing. Setelah melakukan hal tadi kemudian ini akan disempurnakan oleh proses pengaturan suara (sound control) dan penambahan berbagai variasi musik.

Seperti layakynya seorang operator, sang dj akan melakukan tugasnya melalui penguasaan dalam penggunaan bermacam alat. Penguasaan player (turntable, cdj, dvj, computer dan lainya). Mereka juga harus menguasai bridge controller (mixer, efector dan lainnya). Ini merupakan point-point terpenting yang harus dimiliki orang seorang dj. Ditambah lagi, seorang DJ juga harus mengerti proses kerja dari penggabungan alat-alat tersebut.

Pada awalnya, para dj hanya menggunakan player yang biasa disebut dengan turntable dan media lagunya menggunakan disc yang biasanya di sebut dengan plat / piringan hitam. Karena perkembangan dari era konvensional menjadi era digital, makanya turntable hampir tidak dipergunakan lagi.

CDJ hingga DVJ (DVD Jockey) player adalah hasil perkembangan era digital dan ini merupakan penyempurnaan dari turntable yang di dalamnya berisikan teknologi yang mengikuti jaman dan ini berguna untuk mempermudah seorang DJ dalam melakukan tugasnya.

Perkembangan Dj Dari Awal Hingga Sekarang

Banyak yang masih belum mengetahui, kalau dj ini sudah ada sejak lama. Mereka mengira dj hanya ada pada masa kini saja. Jika kalian berpikir seperti itu maka kalian salah. Dj sudah dikenal sejak lama, berikut ini adalah perkembangnya dari masa ke masa

The Early Days: Abad 19- 1940an

Kita flashback ke tahun 1857 dulu ya guys, seorang pria bernama Leon Scott menciptakan sebuah phonoautograph, yaitu perangkat pertama untuk merekam suara. Tak lama kemudian Thomas Edison mulai mengikutinya dan juga membuat phonogaphic silinder yang pertama untuk dapat memutarkan rekaman suara.

Siaran melalui audio yang pertama dilakukan pada tahun 1906 dan baru dimainkan di tahun 1909. Ray Newby yang berasal dari California adalah orang yang pertama memainkan rekaman dari pemancar kecil itu dan pada waktu itu ia masih berusia 16 tahun dan hanya berprovesi sebagai seorang mahasiswa di suatu Perguruan Tinggi. Pada tahun 1910 penyiaran ini telah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Istilah Dj baru diciptakan pada tahun 1930-an dan dunia dj semakin dikenal pada tahun 1943. Orang yang membuat menjadi lebih menarik adalah Jimmy Savile, yang pada waktu itu memainkan jazz untuk para tamunya ( dulu musik dj masih berbasis jazz),

Beberaapa tahun kemudian, Savile menjadi orang pertama yang menggunakan turntable agar musik dapat bermain tanpa henti. Diskotik yang pertama dibuka di Paris pada tahun 1947 dan nama diskotik itu adalah Whiskey A GO-GO

The Disco: 1950 – 1960-an

Pada tahun 1950, dj akan hadir secara pribadi untuk anak-anak diseluruh negeri. Di kingston Jamaika, para promotor akan menamakan diri mereka sebagai dj dan kemudian akan membuat pesta dijalanan. Para dj ini kemudian akan memberikan ketukan musik mereka melalui sistem PA penghasil suara yang besar, orang-orang Jamaika menyebut perusahaan pembuat suara ini sebagai Sound System.

Seakan merasa masih belum cukup puas, para promotor itu kemudian mencari sesuatu yang baru di Amerika Serikat dan Eropa. Sampai pada akhirnya ditemukanlah peralatan baru seperi mixer. Alat ini akan digunakan seorang dj untuk lebih mengontol lagu-lagu mereka.

Pada tahun 1960, seorang dj dengan nama Francis Grasso mulai mempopulerkan beatmatching. Ia mencampurkan lagunya dengan tarian yang tanpa henti. Namun pada tahun 60an, popularitas dj di klub-klub mulai merosot dan pada akhirnya mereka lebih sering tampil di jalanan daripada di klub.

The streets: 1960 – 1970-an

Pemburuan yang dilakukan di kota New York telah menjadi tempat untuk berkembang biak dan bereksperimen. Pada tahun 1973, seorang dj yang bernama dj Kool Here membuat nama untuk dirinya sendiri sebagai :”Bapak Hip-Hop”. Ia membuat kemacetan pada gang-gang besar untuk membuat pesta besar. Hal ini terutama dilakukan di Bronks.

Kool Here kemudian menggambukan dua catatannya. Pada saat yang bersamaan ternyata ini dapat memperluas bagian-bagian dari musik yang dimainkannya. Teknik ini kemudian ia beri nama :”break”.

Para Dj tidak lagi hanya dianggap sebagai pemilih lagu dan memainkannya saja. Mereka sekarang telah dianggap sebagai seniman dan pemusik. Sekarang mereka dapat menciptakan berbagai ketukan lagu yang dapat menarik perhatian orang-orang untuk menikmati lagu mereka secara berulang-ulang. Banyak band-band yang baru terbentuk juga telah memproduksi lagu secara elektronik dan ini merupakan suatu konsep baru.

Perpaduan musik elektronik dan hip-hop telah membawa pada era baru di tahun 1970 an. Klub-klub dansa juga telah menjadi pelopor karena telah membantu musik disco menjadi lebih berkembang.

Pada tahun 1975, seorang DJ hip-hop bernama Grand Wizard Theodore kebetulan menemukan teknik menggesek, yaitu ketika seorang dj secara manual memindahkan rekaman ke atas dan ke bawah pada jarum untuk menghasilkan suara yang baru.

The Warehouse: 1960’s – 1980an

Pada awal 80 an ada sebuah klub di Chicago bernama The Warehouse memberikan suasana yang lebih baru tentang perkembangan para dj ini. Para dj yang ada disana kini telah menciptakan suasana baru yang mereka sebut dengan House Music dan ini terinspirasi dari hip-hop dan musik yang dimainkan secara elektronik.

Residen djnya adalah Frankie Knuckles. House music kini telah termasuk dalam genre musik elektronik terbesar dan tercedas. Beat yang dimainkan tetap sederhana yaitu dengan beat 4/4, mereka juga menggunakan drum dan sampler dan tidak ketinggalan bass nya super kenceng. Tak mau kalah Datroit juga mulai menciptakan musik seperi itu sendiri dan musik ini kita kenal sebagai Straight Techno. Techo berbeda dengan house music namun tetap dapat membuat pendengar menikmati suara elektronik dengan lebih murni.

Pada tahun 1985, Winter Music Conference terbentuk di Ft.Lauderdale, Florida. Mereka menjadikan tempat ini semacam kiblat untuk mengumpulkan semua tipe dan gaya para dj untuk dibandingkan satu sama lain. Sampai sekarang konferensi tetap ada dan berlangsung selama seminggu, yang berpuncak pada Festival Musik Ultra yang diadakan selama 2 hari di Miami

The Big Time:1990-Turn of the Century

Pada awal 90-an, musik digital telah menjadi lebih berkembang. Penggunaan  CD telah menjadi lebih populer di tahun 90-an, yang pada gilirannya menyebabkan penciptaan format mp3. Internet radio ditemukan pada saat itu juga. Musik elektronik mulai mengalir ke genre lain dan menjadi tempat umum untuk bekumpulnya para band rock.

Pada tahun 1998, sebuah program yang disebut Akhir scrath dirilis, yang memungkinkan DJ untuk bekerja dengan file mp3 pada turntable mereka dengan menggunakan vynils kode khusus. Meskipun butuh beberapa waktu untuk DJ beradaptasi dengan teknologi baru, tapi lompatan ini akan menjadi momentum revolusi bagi para pecinta musik dansa dari segala jenis.

What is this: 2000 dan Beyond

Sebuah program yang disebut Serato Scratch telah memukul panggung pada tahun 2004 dan memiliki rasa menjadi standar untuk DJ turntable yang ingin berbaur koleksi vynil dengan MP3 yang luas. Pada tahun 2006 program ini keluar dengan mixer itu sendiri untuk membuat proses lagu berjalan lebih halus. Bahkan ada plug-in untuk program yang memungkinkan DJ untuk memanipulasi video musik dengan cara yang sama! Banyak DJ menjalankan musik mereka hanya dengan mp3 saja, dengan meja-meja elektronik khusus yang bekerja dan manuevured seperti recors nyata dan ini sangat membantu mereka.

Musik dance pun akhirnya terus berkembang, ini merupakan waktu para dj house music untuk lebih bereksperimen dengan filter dan efek yang lebih menggelegar. Mash-up juga dapat membuat ketukan menjadi lebih terasa, dimana dj akan mencampur dua lagu bersama-sama. Ini bertujuan untuk menciptakan suara baru  yang lebih menarik tumbuh.

Para DJ biasanya ada dimana?

Bagi kalian yang pengen melihat seorang dj melakukan aksinya (musik live show/live set), kalian bisa menemui mereka di tempat-tempat hiburan Indoor maupun Outdoor. Para DJ biasanya bisa ditemukan hampir di segala tempat yang menyuguhkan musik sebagai hiburan utamanya. Misalkan club-club malam (discotheque), bar, lounge, bistro, expo atau bahkan di party-party kecil seperti ulang tahun atau pada pesta pernikahan.

Tipe-Tipe Dari Dj

Ada beberapa tipe DJ yang sudah berkembang sampai saat ini. Sebut saja seperti club dj, mobile dj, radio dj dan banyak macam lainnya. Tipe-tipe Dj ini sebenarnya di kategorikan karena adanya perbedaan tujuan music, tempat, peralatan dan beberapa hal lainnya.

Misal saja pasa club dj bisa dikategorikan sebagai seorang DJ yang bermain di club dan memutar musik agar para pendengar dapat menikmati musik sambil berdansa. Kalau radio DJ biasanya bermain di studio radio kemudian musik di pancarkan lewat gelombang radio dan didengarkan oleh pendengarnya lewat radio.

Nah, biar lebih jelas, dibawah ini ada beberapa tipe DJ yang kalian harus tahu.

Club DJ

 

Seorang DJ Club adalah seseorang yang memilih dan memainkan musik dalam sebuah setelan sound system club. DJ tipe Ini yang biasanya kita temui di club-club malam seperti diskotik, bar, cafe atau resto.

Seorang Club DJ biasanya adalah sebagai resident atau DJ tetap di club tempat dia bermain. Jenis musik untuk kebanyakan club Dj ini adalah house, trance, hiphop atau urban music. Saat ini tipe DJ inilah yang paling umum selain radio DJ yang berkembang di Indonesia.

Radio DJ

Seorang disc jockey radio  atau radio DJ adalah seseorang yang memilih dan memainkan musik yang kemudian disampaikan kepada pendengar melalui gelombang radio. Dalam pekerjaannya seorang radio DJ akan memilih, memutar requests dan membuka open dialog kepada pendengarnya melalui sms, telephone atau email.

Di Indonesia radio dj ini cukup pesat perkembangannya, hampir disemua kota di Indonesia ada radio djnya dan terus berkembang. Seorang radio DJ biasanya dituntut lebih untuk selalu komunikatif dan up to date dengan berita yang sedang beredar.

Mobile DJ

Pada awal mulanya seorang Mobile DJ adalah satu perluasan dari Radio DJ. Mereka melaksanakan perjalanan atau meneruskan perjalanan keliling dengan peralatan DJ dan sound sistem yang bisa di bawa kemana-mana dan mereka akan bermain dari satu lokasi berpindah kelokasi lain seperti pesta prom night sekolah atau wedding party.

Bedroom DJ

Seseorang yang mempunyai peralatan dj (seperti turntables, mixer, CD decks ) dan mempunyai kesabaran untuk musik, namun tidak dimainkan di tengah keramaian publik seperti di club atau acara music show alias sebatas hobi saja. Biasanya bedroom DJ bermain untuk acara-acara private sendiri seperti pada pesta ulang tahun atau party bersekala kecil dan didengar untuk kalangan sendiri atau untuk keluarga dekatnya.

Aliran Musik Yang Dimainkan DJ

Untuk genre (aliran) music, biasanya seorang DJ bisa memainkan segala jenis music mulai dari yang santai seperti chill out, jazz hingga ke music yang pumping seperti house atau trance. Jenis aliran music untuk DJ biasanya berbeda-beda untuk setiap individunya.

Ada yang hiphop, house, trance, rock, pop top 40dan lain sebagainya. Jadi misalkan kalian mendengar DJ Riri atau DJ Innerlight atau DJ lain seperti DJ Radd bermain, maka kalian akan mendengar bahwa musik yang mereka putar alirannya berbeda. Jadi sebenarnya tidak ada istilah DJ memiliki alirannya sendiri.

Techno

Genre ini sendiri muncul di Detroit pada awal 1980. Sebagai bagian dari EDM, ciri khas musik techno ialah penggunaan berbagai teknologi baru dalam dunia musik. Sebagian besar musik techno merupakan kombinasi synthesizer, hentakan drum, sertasequencer.

Di bawah ini ada beberapa DJ yang dikenal dengan pengaruh techno di setiap setnya:

  • Carl Cox
  • Adam Bayer
  • Richie Hawtin

Techno juga punya sub-genre, yaitu minimal techno. Minimal techno menggunakan sampling musik yang lebih sedikit dan repetitif.

House

Ini merupakan salah satu genre EDM yang paling populer saat ini. House juga menjadi salah satu aliran musik electro paling lama yang sudah ada sejak era 80an. Sejumlah aliran musik house seperti progressive house hingga electro house banyak digemari oleh musisi dan DJ di era modern. Beberapa contoh musisi yang menerapkan genre musik house antara lain adalah Zedd, David Guetta, Daft Punk, Avicii, Swedish House Mafia dan lain-lain.

Dubstep

Konon katanya dubstep ini adalah ide kreatif dari sang artis yang muncul saat mendengar suara mesin. Dubstep pertama kali diperkenalkan di London pada akhir tahun 90-an. Musik ini punya sound yang khas serta komposisi bass yang nggak beraturan dan terdistorsi. Karakteristiknya dubstep berjalan pada tempo 140 BPM dan mendadak bisa turun setengahnya.

Trance

Trance merupakan genre EDM yang berkembang di Jerman pada awal dekade 90-an. Karakteristik utama musik ini ialah tempo yang berkisar dari 125-160 BPM serta alur yang naik turun.

Secara harfiah, trance berarti keadaan ketika kamu berada di alam bawah sadar. Sesuai namanya, musik trance ini bisa bikin kamu terhipnotis dan merasa senang atau sedih. Sensasi emosional ini tercipta melalui kombinasi berbagai ritme dan layer musik, dengan melodi dan vokal yang repetitif.

Dance

Dance juga termasuk genre dj, kalau yang kita kenal saat ini salah satu dance yang paling yaitu Shuffle, mereka memakai genre ini agar orang bisa bergoyang mengikuti irama genre dance ini, ini contoh artis yang memakai genre dance:

  • Panca Borneo
  • Infected Mushroom
  • Tiesto
  • LMFAO
  • Afrojack

Lalu Alat Seperti Apa Yang Dipakai Seorang DJ?

Input devices adalah peralatan sumber suara atau alat yang akan menciptakan suara. Input devices didalam peralatan DJ adalah semua peralatan yang mendukung agar terciptanya suara/musik.

Kira-kira seperti apa ya peralatan yang mereka pakai untuk nge dj ?

Mixer

Mixer adalah alat yang gunanya untuk mengabungkan 2 lagu yang dimainkan oleh DJ. Fungsi dari mixer sendiri ada banyak sekali, sebab selain untuk untuk menggabungkan 2 lagu, mixer ini juga dapat digunakan untuk memberikan suatu efek-efek suara (namun hanya terdapat pada beberapa mixer tertentu saja), mixer ini pun dapat mengatur volume pada microphone dan lain sebagainya. Mixer Dj sangatlah berbeda dengan mixer – mixer yang dipakai untuk band ataupun studio rekaman.

Pada mixer DJ pada umumnya terdiri atas Chanel Turntabel (phono), Cueing Level (headphone monitor), Master Volume,Tape (line), dan juga fasilitas lainnya seperti Equalizer, DJ Mic, Crossfader, VU, Display, serta lain sebagainya.

Media Penyimpan Data

 

Alat ini berbentuk seperti kepingan CD, Piringan Hitam atau Hardisk Laptop (bagi yang menggunakan laptop). Fungsi dari media penyimpan data ini tentunya adalah sebagai penyimpan data suara yang telah diisi/direkam kedalamnya dengan lagu/musik, sehingga nantinya bisa diputar kembali.

Media Player

Dalam hal ini adalah pemutar media penyimpan data seperti CD Decks atau CD Player yang berfungsi sebagai pemutar kepingan CD. Sedangkan Turntable adalah alat yang berfungsi sebagai pemutar Piringan Hitam atau Vinyl. Kalau ngedj menggunakan laptop berarti media playernya adalah software djnya.

Headphone

 

Jangan anggap remeh alat yang satu ini, meski alat ini kecil namun sangat penting apabila seorang DJ sedang melakukan Speed Hunting atau pun pada saat Mixing sebuah lagu. Headphone berfungsi untuk memonitoring lagu yang akan di keluarkan atau pun pada saat kedua lagu itu Running.

Kita tidak harus membesarkan volume pada headphone, asalkan cukup jelas terdengar oleh telinga kita untuk memonitor. Setiap merek headphone mempunyai keunggulan masing masing, namun yang lebih penting headphone tersebut yaman di telinga kita,

Suara yang dihasilkan headphone tersebut jelas atau tidak pecah (apabila dibesarkan volumenya). Sebenarnya para DJ menggunakan headphone pada sisi sebelah saja untuk melakukan Cueing atau Speed Hunting, lalu yang sebelahnya lagi digunakan untuk memonitoring lagu yang sedang di putar.

Controllerism

Penemuan MP3 dimana frekuensi tertentu yang tidak bisa didengar manusia dibuang dengan kompresi tertentu benar-benar mengubah wajah dunia musik. File music yang jauh berkurang secara signifikan dan storage yang semakin besar membuat pembajakan semakin sulit dibendung dan memaksa musisi dan pelaku industry music mencari solusi kreatif untuk mencari keuntungan.

Ini juga berpengaruh terhadap dunia DJ dan producer music seriring banyaknya bermunculan software dan alat untuk bermain music. Teknologi MIDI memungkinkan alat saling berkomunikasi tentang informasi nada yang membentuk lagu.

Banyak software DJ dan digabungkan dengan MIDI controller menjadikan semakin mudahnya akses terhadap DJ. Dewasa ini hampir semua orang memiliki laptop dan computer dan harga DJ controller yang semakin murah bervariatif dan penuh inovasi membuatnya semakin menggeser konvensional DJ, terutama vynil.

Bisa dibilang bahwa controllerism adalah hal yang baru dalam dunia DJ dan mengadopsi tekhnologi terkini. Banyak pabrikan CDJ dan turntable ternama yang mulai memproduksi DJ controller seperti Pioneer, Numark, Denon dan lain sebagainya. Kelebihan dari controllerism adalah begitu luasnya kemungkinan trick, effect, yang bisa dilakukan, sangat fleksibelnya customisasi hardware, harga yang lebih murah dan lain sebagainya.

Microphone

Pada umumnya seorang DJ memakai microphone pada saat announching untuk mengucapkan selamat datang atau juga mengucapkan selamat ulang tahun serta dan lain sebagainya. Yang terpenting yaitu kualitas serta mutu yang dihasilkan oleh microphone tersebut, meskipun microphone tersebut harganya mahal akan tetapi bila kualitas suaranya tidak bagus sama aja bohong kan.

Seorang DJ harus mampu menyetel ataupun mengatur adjusment volume, bass, treble dan gain yang sesuai pada microphone agar tidak terdengar ada gangguan dan suara yang keluar nantinya pada speaker terdengar sangat jelas.

Vinyl Piringan Hitam Ajaib

Vinyl atau yang sering disebut Piringan Hitam ini ibarat seperti peluru buat para DJ (Disc Jockey) dan yang menjadi senjatanya yakni Turntabel atau CDJ. Vinyl memiliki kualitas dan juga ukuran yang beragam.

Sebagai seorang Disc Jockey(DJ) sangat perlu untuk mengetahui hal seperti ini. Apabila kita hendak membeli vinyl, kita harus sudah tahu mana kualitas yang bagus dan mana yang tidak. Vinyl bisa dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Long Play Record (yang berukuran besar), Biasanya berisi banyak lagu didalam satu side/muka dan ukurannya yang standard yaitu 12 inci.
2. Single Record (yang berukuran kecil), Biasanya berisi 1 lagu disetiap side/muka dan ukurannya yang standar ialah 7 inci.

Wuih keren kan guys ternyata seoerang DJ itu, musik-musik yang mereka mainkan juga bisa membuat kita melupakan sejenak masalah kita, Pokoknya bagi para DJ yang ada di mana saja, salut banget dah sama kalian.

This is a Sidebar position. Add your widgets in this position using Default Sidebar or a custom sidebar.