Musik merupakan simfoni kehidupan, menjadi bagian seni yang mewarnai kehidupan sehari-hari manusia di muka bumi. Tanpa musik dunia sepi, hampa dan monoton karena musik mampu mencairkan suasana, merelaksasi hati serta menstimulasi pikiran manusia sebagai pemeran cerita kehidupan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia musik bisa disebut pengetahuan atau seni membuat suara atau nada dalam urutan, paduan, serta hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (nada) yang memiliki kesatuan serta berkesinambungan. Arti musik berasal dari bahasa Yunani yakni mousikos, yang diambil dari salah satu nama dewa Yunani. Mousikos dilambangkan sebagai salah satu dewa keindahan yang menguasai bidang seni maupun keilmuan.

Menurut pengertian dari Wikipedia bahwa musik ini ialah sebuah nada atau suara yang memang disusun sedemikian rupa sehingga bisa mengandung irama yang indah, lagu dan keharmonisan terutama untuk suara yang dihasilkan atau diciptakan dari alat-alat yang memang bisa menghasilkan sebuah irama.

Musik adalah salah satu media ungkapan kesenian, musik mencerminkan kebudayaan masyarakat pendukungnya. Di dalam musik terkandung nilai dan norma-norma yang menjadi bagian dari proses enkulturasi budaya, baik dalam bentuk formal maupun informal. Musik itu sendiri memiliki bentuk yang khas, baik dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan.

Nah, tahukah anda bahwa berbagai jenis musik ternyata memiliki manfaat tersendiri bagi banyak masyarakat. Sebut saja musik “Dangdut” yang begitu khas bagi Indonesia, lihat saja begitu banyak masyarakat yang antusias menonton dan menghadiri beberapa pesta rakyat yang diiringi dengan beberapa pedangdut tanah air. Dari berbagai jenis musik yang ada, fungsi musik ini bisa dikelompokkan menjadi beberapa bagian, untuk itu kita simak ulasan dibawah ini.

Fungsi Musik Bagi Kehidupan Manusia

Musik sangat melekat dalam kehidupan kita. Tiada hari tanpa musik, penelitian menunjukkan bahwa musik dapat memengaruhi kehidupan kita. Tergantung jenis musik apa yang kita konsumsi. Lantas, bagaimana musik bisa memberi pengaruh pada kehidupan kita? Secara umum, fungsi musik dalam kehidupan sehari-hari dapat dijelaskan sebagai berikut.

1. Media Pendidikan dan Penerangan

Mengapa musik juga mempengaruhi pendidikan seseorang? Apakah musik juga memiliki tujuan yang baik bagi pendidikan seseorang? Nah, di antara tujuan pendidikan adalah membentuk manusia berbudi pekerti luhur. Secara filosofi titik tekannya adalah obyek nilai dan moral pada diri anak didik tersebut.

Musik memiliki peranan penting dalam kegiatan pendidikan dan penerangan. Dalam hal ini musik digunakan untuk menyampaikan norma-norma atau aturan yang berlaku di masyarakat. Penerangan yang dimaksud disini adalah penerangan dalam memahami peraturan maupun anjuran dari pemerintah. Musik sebagai media pendidikan dan penerangan sering kita temukan pada beberapa hal berikut ini.

  • Lagu-lagu dalam iklan layanan masyarakat.
  • Musik dan lagu yang bernafaskan agama, sebagai penerang kehidupan.
  • Musik sebagai wahana pemahaman penerapan dan pensosialisasian nilai-nilai religius, nilai estetis, nilai sosial kemasyarakat.

Dan anda juga perlu tahu bahwa seni dapat dimanfaatkan untuk membimbing dan mendidik mental serta tingkah laku seseorang agar berubah menuju kondisi yang lebih baik, antara lain memperluas perasaan, bersikap santun, berperilaku lemah lembut, bermoral mulia dan berbudi pekerti luhur. Gimana? Sudah pahamkan bahwa beberapa musik juga berpengaruh bagi moral manusia.

Seperti halnya lagu-lagu iklan yang kerap ditampilkan dibeberapa acara tv. Lagu–lagu ini misalnya berisi tentang pemilu. KB dan ibu hamil, AIDS. Selain dalam iklan layanan masyarakat, lagu–lagu yang bernafaskan agama juga menjadi media penerangan. Seperti halnya lagu-lagu yang bernuansa dari alqur’an dan lagu-lagu kebaktian yang ditujuankan bagi agama Kristen. Inilah mengapa fungsi musik juga berpengaruh dalam penerangan dan pendidikan.

2. Sarana Pertunjukan

Musik dan tarian masing-masing mempunyai pola dan ritme yang saling berhubungan. Di berbagai daerah di Indonesia, bunyi-bunyian atau musik diciptakan oleh masyarakat untuk mengiringi tarian-tarian daerah. Oleh sebab itu, kebanyakan tarian daerah di Indonesia hanya bisa diiringi oleh musik daerahnya sendiri. Irama musik dapat berpengaruh pada perasaan seseorang untuk melakukan gerakan-gerakan indah dalam tari.

Contohnya:

Tari kecak (Bali), tari Pakarena (Sulawesi), tari Mendalika (Nusa Tenggara Barat), tari nagaseuk (Jawa Timur), tari Mengaup (Jambi) dan tari Mensorandat (Papua). Pada umumnya berbagai macam kegiatan pertunjukan seni yang kita kenal, tersaji dengan iringan musik.

Antara lain sebagai berikut:

  • Musik sebagai seni pertunjukan mandiri.
  • Musik berfungsi sebagai pengiring gerak-gerak tari dan drama yang dipertunjukan.
  • Musik sebagai ilustrasi tarian.
  • Musik sebagai ilustrasi cerita, lakon.
  • Musik sebagai stimulus untuk menari.
  • Musik sebagai pengiring pertunjukan wayang.
  • Musik sebagai latar dalam pertunjukan drama, sinetron, film, ludruk, sandiwara, lenong, gending karesmen, arja, ketoprak.

3. Sebagai Media Untuk Meningkatkan Intelegensi Seseorang

Selain berfungsi bagi pendidikan ternyata fungsi musik tak hanya sampai situ saja. Nah, ritme-ritme nada yang ada pada musik mampu melakukan rangsangan terhadap otak manusia, di mana manusia memiliki bagian otak sebelah kanan berkaitan dengan kecerdasan, perkembangan artistik dan kreatifitas, bahasa, musik, imajinasi, warna, pengenalan diri, sosialisasi, serta pengembangan kepribadian.

Dengan begitu hal ini dapat meningkatkan fungsi kinerja otak menjadi lebih optimal. Musik jazz misalnya, di mana genre musik jazz telah dipercaya mampu mempengaruhi perkembangan saraf-saraf otak (baik kanan maupun kiri). Ritme teratur yang dihasilkan genre musik ini mampu berperan dalam pematangan otak kiri dan kanan dan efek yang dihasilkan dalam proses tersebut adalah timbulnya perasaan, emosi, persepsi, ekspresi, serta kesadaran yang baik.

Efek nyaman dan tentram yang dihasilkan dari alunan musik akan mampu membuat otak kita bekerja lebih prima dan lebih optimal, sehingga dengan begitu akan dapat berpengaruh positif pada :

  • Kemampuan berfikir yang lebih jernih dan tajam.
  • Menurunkan resiko Alzheimer (kepikunan).
  • Dapat meningkatkan kemampuan berbahasa.
  • Meningkatkan kreativitas.
  • Dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi seseorang.

4. Sarana Upacara

Musik di berbagai daerah Nusantara berkaitan erat dengan upacara-upacara adat seperti upacara kematian, perkawinan, kelahiran, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Bunyi-bunyian dan nada-nada yang dihasilkan sangat mendukung upacara tersebut. Bunyi yang dihasilkan oleh instrumen atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis sehingga instrumen alat musik tersebut digunakan sebagai sarana kegiatan adat masyarakat.

Musik sebagai media untuk mendukung kegiatan upacara antara lain seperti berikut.

  • Upacara Sekatenan di Cirebon Jawa Barat, menggunakan musik gamelan sebagai pendukung, pengiring kegiatan mencuci barang-barang pusaka yang dianggap memiliki keramat oleh masyarakat pendukungnya.
  • Musik Karang Dodou dari daerah Tanah Siang, Wilayah Barito Utara Kalimantan Tengah digunakan pada saat upacara adat tertentu misalnya acara memandikan bayi/memberikan nama bayi (upacara”Noka Pati”), mengobati orang sakit keras sehingga rohnya perlu dipelihara.
  • Tanjidor adalah sebuah kesenian Betawi berbentuk orkes yang biasanya digunakan untuk mengantar pengantin.
  • Upacara Merapu di Sumba, menggunakan bunyi-bunyian untuk memanggil dan menggiring kepergian roh ke pantai merapu (alam kubur).

Nah, seperti yang kita tahu bahwa begitu banyak suku, ras dan agama yang terdapat di Indonesia, maka dari itu musik sangatlah berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu fungsinya yakni, sebagai sarana upacara

Di Indonesia musik pasti akan terus selalu berkaitan erat dengan upacara-upacara tertentu seperti pesta pernikahan, kelahiran, kematian dan juga upacara kegamaan dan juga kenegaraan. Pada beberapa daerah, bunyi yang dihasilkan oleh suatu alat musik dipercayai mempunyai kekuatan magis.

5. Sebagai Sarana Ekspresi Diri Dan Komersial

Bagi para musisi professional, musik merupakan sarana penghidupan ekonomi mereka. Mereka dihargai lewat karya (lagu) yang mereka buat dan yang mereka mainkan. Semakin bagus dan semakin populernya suatu karya seni musik maka akan semakin tinggi penghargaan yang diberikan baik penghargaan dalam bentuk materiil maupun moral.

Mereka merekan hasil dari karya mereka dalam pita kaset atau CD. Setelah itu mereka akan menjualnya ke pasaran. Dari hasil penjualannya mereka memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Selain dalam media pita kaset dan CD, para musisi juga melakukan pertunjukan yang dibayar. Musik juga sering digunakan dan dibayar untuk mengiringi sebuah film atau biasa dikenal dengan istilah OST (Original Soundtrack).

Nah, bahkan seorang seniman musik akan lebih gampang lagi dalam berekspresi atau menyatakan sebuah perasannya melewati musik yang dimainkannya. Selain untuk memperlihatkan bakatnya, mengeluarkan perasaan melewati musik ini akan lebih gampang lagi untuk diterima.

Apalagi jikalau musik tersebut seperti vokal yang berisi kata-kata yang memang telah tersusun bagus dan mudah juga untuk kita pahami dan mengerti. Dan juga diiringi oleh lantunan-lantunan nada yang mewakili ekspresi yang dikeluarkan olehnya.

Misalkan contoh jikalau kita ingin berekspresi sedih, nada-nada yang dimainkan seperti nada yang memiliki tempo halus dan lambar. Begitupun dengan sebaliknya, apabila nada-nada musik itu cepat dan menggebu-gebu umumnya nada tersebut mewakili ekspresi bahagia dan senang.

6. Musik Sebagai Media Hiburan

Musik begitu efektif dalam menghibur. Sepanjang suatu musik itu dianggap indah, pastinya musik itu bisa menghibur. Bahkan seseorang ini sangat memerlukan sekali adanya musik yang bertujuan untuk menghibur diri ketika sedang dilanda kebosanan, galau, sedih dan persoalan-persoalan lainnya.

Lebih dari menghibur, musik juga bisa membuat lalai manusia dari kehidupan dan kebiasaan sehari-harinya, misalkan seperti melelaikan manusia akan lupa dengan solat, melalaikan manusia akan lupa dengan kewajibannya dan masih banyak persoalan lainnya yang bisa dilalaikan oleh musik.

7. Sebagai Sarana Komunikasi

Musik merupakan bahasa universal yang mampu menciptakan perdamaian, solidaritas kemanusiaan, serta dapat memadukan adanya perbedaan-perbedaan. Hal ini akan dapat mendukung terciptanya suatu media komunikasi di antara sesama manusia.

Musik telah menjadi bahasa pergaulan serta media komunikasi dalam kehidupan manusia, meskipun mereka berasal dari bangsa yang berbeda-beda. Musik merupakan media komunikasi bisa lebih mudah dipahami, meskipun kita tidak memahami bahasa dari musik yang kita dengarkan.

Pada beberapa tempat di Indonesia, suara-suara instrumen tertentu yang mengandung arti tertentu juga untuk anggota kelompok masyarakatnya. Suara-suara itu mempunyai pola ritme tertentu yang menandai jika ada suatu kejadian atau kegiatan yang ingin diinformasikan kepada masyarakat.

Intsrumen yang biasanya digunakan oleh masyarakat Indonesia yaitu seperti badug, kentongan dan lonceng di gereja. Dan tak hanya itu saja, bahkan musik juga dapat menyatukan beberapa kalangan untuk merespon suatu peristiwa yang kerap terjadi dalam dunia politik.

Beberapa pemusik biasa memainkan musik-musik mereka dengan tujuan atau maksud tertentu. Salah satunya adalah untuk melakukan protes atau mengkritik terkait dengan sistem pemerintahan di negara tempat mereka tinggal.

Para pemusik tersebut menciptakan syair-syair yang mampu menyentuh jiwa pendengarnya, sehingga pada akhirnya publik yang semula kurang peka terhadap sistem pemerintahan di negaranya atau fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat bisa ikut merespon adanya peristiwa-peristiwa tersebut.

Gimana? Apakah anda juga merasakan beberapa fungsi musik dari banyaknya jenis-jenis musik yang ada. Dari dulu hingga sekarang, musik masih tetap menjadi teman setia bagi sebagian orang. Tak hanya itu, perubahan musik dari waktu ke waktu pun semakin beragam dan menarik untuk didengarkan telinga.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa musik merupakan sebuah elemen yang penting dalam kehidupan manusia. Sejak dulu kala musik sudah memegang peranan dalam beberapa fungsi berdasar jenis dari musik itu sendiri. Dan tahukah anda bahwa musik juga kerap dimainkan untuk hal yang sakral, sepoerti halnya musik keagamaan.

Dalam konteks keagamaan, musik dapat digunakan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Musik keagamaan bersifat sakral, dapat mengilhami penganut suatu agama untuk selalu mengingatNya, baik dalam upacara adat, upacara pernikahan, maupun upacara kematian. Biasanya, permainan musik religius ini ditampilkan di tempat-tempat ibadah.

Jika merasa bosan dan terlalu penat dalam bekerja, ada baiknya jika anda memilih untuk istirahat sejenak. Lalu memilih jenis musik yang anda rasa dapat menghilangkan rasa penat dalam diri anda. Nah, dengan begitu pastinya anda akan merasa sedikit rileks dan dapat kembali ke aktifitas anda. Maka dari itu demikianlah pembahasan untuk hari ini dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

This is a Sidebar position. Add your widgets in this position using Default Sidebar or a custom sidebar.