Hai.. Siapa yang suka mendengari alunan musik? Pastinya semua orang suka mendengarinya bukan? Nah, kamu juga pasti suka mendengari alunan-alunan yang dimainin dari beberapa alat dalam band. Terkadang mendengarin alunan musik itu memang perlu untuk membuat kita menjadi tenang ketika sedang mengalami stres disaat banyaknya pekerjaan. Namun, kamu juga harus mengetahui dari mana saja alunan itu berasal.

Nah, sebelum membahas lebih lanjut dari mana saja alunan itu berasal, kali ini saya akan menjelaskan sekilan pengertian Band. Band merupakan kumpulan beberapa orang yang memiliki keahlian dibidang masing-masing dan disatukan menjadi sebuah kelompok yang biasanya mengiringin alunan musik.

Alat Yang Digunakan Ketika Perform Diatas Panggung

Seperti yang telah kita ketahui, ada banyak alat musik yang sering digunakan ketika hendak akan perform di atas panggung. Dibawah ini ada beberapa jenis alat musik yang sering digunakan ketika perform:

1. Gitar

Gitar adalah sebuah alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum (pick). Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik. Berikut diantaranya:

1. Gitar Akustik adalah jenis gitar di mana suara yang dihasilkan berasal dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara di dalam ruang suara ini akan beresonansi terhadap kayu badan gitar. Jenis dan kualitas kayu serta jenis senar yang digunakan akan memengaruhi suara yang dihasilkan oleh gitar akustik. Berikut juga ada bagian-bagian dari gitar akustik, sebagai berikut:

  1. Kepala Gitar (Headstock), merupakan bagian dari gitar yang berada pada ujung neck yang memiliki fungsi sebagai penyangga senar untuk menggantungkan ujung senar yang dua (berlawanan arah).
  2. Penyangga Senar (Tuning Machine), merupakan bagian gitar yang berbahan besi ringan untuk mengaitkan ujung senar. Bagian ini juga memiliki putaran untuk menyetem senar gitar agar pas.
  3. Penahan Senar Bagian Ujung (Nut), merupakan bagian gitar yang memiliki fungsi untuk menahan senar agar tidak bergerak bebas dan tidak beraturan. Dengan adanya Nut, senar jadi lebih mudah untuk dirapihkan.
  4. Papan Jari (Fingerboard), merupakan bagian gitar yang memiliki fungsi untuk tempat menentukan nada yang berbentuk seperti papan. Dengan adanya fingerboard ini pemain gitar dapat dengan mudah untuk menentukan nada yang ingin dimainkan.
  5. Fret (Grip), merupakan bagian gitar yang berbahan dasar besi yang berada pada fingerboard, fret digunakan untuk membatasi bagian nada yang berbeda.
  6. Penghubung, merupakan kayu solid yang digunakan untuk menghubungkan antara leher dengan badan gitar.
  7. Penanda (Fret Markers), merupakan bagian gitar yang terlihat seperti titik atau dot yang terletak diantara dua fret dibagian fingerboad. Benda ini berfungsi untuk memudahkan gitaris menentukan nada baik natural ataupun kromatis. Dua titik tersebut merupakan untuk menandai bahwa bagian tersebut merupakan satu oktav.
  8. Lubang (Sound Hole), merupakan bagian gitar yang berbentuk lubang yang disengaja dibentuk  pada posisi tengah body gitar dengan bermaksud untuk mengeluarkan hasil resonasi senar yang terbentuk dalam tabung atau body gitar.
  9. Pelindung Pick (Pick Guard), merupakan bagian gitar yang berada tepat dibawah lubang gitar yang berfungsi untuk mengurangi resiko tergoresnya body gitar. Dengan adanya Pick Guard ini gitaris tidak perlu takut untuk strumming gitar sesuka hati.
  10. Penyangga Pangkal Senar (Bridge), merupakan bagian gitar yang sengaja disambung dengan body gitar menggunakan dua baut yang berfungsi untuk meletakkan dan menyangga pangkal senar.
  11. Badan Gitar (Body), merupakan bagian gitar yang berfungsi sebagai pengolah getaran senar menjadi suara yang dikeluarkan melalui lubang gitar pada bodynya tersebut.
  12. Bridge Pins, berfungsi sebagai menahan senar atau string yang dipasang pada gitar tersebut.

2. Gitar Elektrik adalah sejenis gitar yang menggunakan beberapa pickup untuk mengubah bunyi atau getaran dari string gitar menjadi arus listrik yang akan dikuatkan kembali dengan menggunakan seperangkat amplifier dan loud speaker. Suara gitar listrik dihasilkan dari getaran senar gitar yang mengenai kumparan yang ada di badan gitar yang biasa disebut “pick up”. Terkadang sinyal yang keluar dari pickup diubah secara elektronik dengan gitar effect sebagai reverb ataupun distorsi. Berikut juga beberapa bagian dari gitar elektrik:

  1. Kepala gitar (Headstock), merupakan tempat dimana terdapat tuner dan logo dari pembuat gitar tersebut.
  2. Nut, bagian ini juga berfungsi sebagai dudukan atau bantalan senar gitar agar ketika di petik suara terdengar nyaring.
  3. Tuner, yang berfungsi sebagai menjaga suara dari gitar tersebut agar tidak berubah dan untuk menstem gitar. Bahan tuner adalah dari metal stainless.
  4. Fret Gitar, merupakan sebuah aksesoris yang terbuat dari bahan metal stainless stell yang memiliki fungsi penting dan utama yakni menentukan nada dari senar gitar. Fret berbentuk besi yang melintang pada fingerboard.
  5. Neck (Leher gitar), bagian ini terbuat dari kayu yang mempunyai bahan berkualitas baik yang keras dan kuat namun ringan. Neck berfungsi untuk kita bisa memegang gitar tersebut. Pada neck gitar didalamnya terdapat besi panjang yang disebut “trus rod” yang fungsinya adalah menjaga neck gitar agar tidak melengkung. Selain trus rod terdapat juga besi metal memanjang yang dinamakan fret.
  6. Penghubung, adalah kayu solid yang digunakan untuk menghubungkan antar leher dengan body gitar.
  7. Body Gitar, yang memiliki bentuk beraneka ragam yang biasanya menunjukkan ciri khas pembuat atau pendesain gitar. Pada body gitar inilah tempat tertanamnya bagian lain gitar seperti bridge, tune controls, pickup, tuning lock, dan sebagainya.
  8. Bridge, juga mempunyai fungsi untuk mengaitkan antar senar gitar dengan body gitar. Bridge juga terbuat dari bahan metal stainless. Beberapa Bridge didesain untuk mempengaruhi nada tone pada gitar.
  9. Pickup, berfungsi sebagai tranduser yang akan menangkap getaran mekanik dari senar dan akan mengubahnya menjadi sinyal analog yang akan diteruskan ke ampli gitar dan pada speaker.
  10. Volume and Tune controls, bagian ini memiliki bentuk yang bermacam-macam mulai bulat kecil, bulat besar yang terletak pada bagian bawah gitar dan letaknya sejajar. Fungsi volume kontrol adalah untuk mengontrol output suara gitar mulai dari tanpa suara hingga suara yang paling keras. Sedangkan tone kontrol fungsinya untuk mengubah suara output gitar menjadi lembut atau bass.
  11. Senar, merupakan bagian gitar yang sering kita mainkan dengan cara dipetik. Jumlah senar pada gitar pada umumnya saat ini adalah 6 senar dengan urutan senar nomor satu pada senar paling bawah sampai senar nomor 6 pada senar paling atas.
  12. Tuning Lock, merupakan bagian yang terbuat dari besi dan terdapat pada belakang bridge yang berfungsi untuk mengunci steman senar.
  13. Fingerboard, merupakan bagian dari gitar yang panjang dan tipis yang terbuat dari kayu yang telah dilaminasi. Fingerboard juga tempat untuk menekan fret-fret tertentu agar dapat menghasilkan nada pada gitar.
  14. Strap In, merupakan (benjolan) kecil yang terbuat dari besi dan digunakan untuk mengaitkan gitar dengan tali atau sabuk yang biasa digunakan saat tampil diatas panggung.
  15. Pickup Selecktor, juga memiliki fungsi utama yaitu memilih pickup yang akan digunakan. Pickup selecktor biasanya terdapat pada gitar yang memiliki banyak pickup.

2. Bass

Gitar bass atau biasa disebut dengan “Bass Elektrik” merupakan alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya. Penampilannya mirip dengan gitar listrik (gitar elektrik), tetapi gitar bass memiliki tubuh yang lebih besar dari pada gitar elektrik, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar (dibandingkan dengan gitar yang memiliki enam senar). Menurut jenisnya ada beberapa macam type bass yang sampai saat ini masih di pakai dan digunakan yaitu:

  1. Bass Elektrik: Bass yang menggunakan listrik, dan biasa sering terlihat dalam pertujukan band-band.
  2. Contra Bass dan Cello Bass: Biasa sering di gunakan dalam pertunjukan opera.
  3. Bass Fretless: Yaitu Bass yang serupa dengan Bass elektrik namun tidak ada fret (Kolom atau Pembatas pada papan tekan atau neck pada bass tersebut.

Bagian-bagian Gitar Bass:

  1. Tuning keys, berfungsi sebagai alat untuk menyetel senar gitar sehingga menghasilkan nada sesuai dengan keinginan.
  2. Headstock, merupakan bagian yang berfungsi menahan senar dan tuning machines.
  3. Nut, berfungsi untuk mengatur penempatan senar agar tetap konsisten pada tempatnya.
  4. Neck, berfungsi untuk meletakkan fretboard, tuners (tuning machines) dan headstock.
  5. Fingerboard, merupakan kayu dengan pematang (fret) logam melintang untuk membagi wilayah nada.
  6. Fret, merupakan logam melintang yang terletak disepanjang Fingerboard untuk membagi wilayah nada.
  7. Strap pin, berfungsi untuk menahan selempang (strap) gitar.
  8. Body, merupakan badan gitar.
  9. Bridge, berfungsi sebagai pengikat atau penahan senar ke badan gitar.
  10. End pin, berfungsi untuk menahan selempang (strap) gitar.
  11. Output jack, berfungsi untuk penyambung gitar ke amplifier atau peralatan elektronik lainnya.
  12. Volume and tone Control, berfungsi untuk mengatur volume dan tone (bass n treble) sesuai dengan keinginan.
  13. Pickups, berfungsi sebagai pendeteksi getaran senar dan mengubahnya dari energi mekanis menjadi energi listrik yang dikonversi oleh amplifier menjadi nada.

3. Kibor (Keyboard)

Kibor merupakan sebuah alat musik yang dimainkan seperti piano, hanya saja kibor bisa memainkan beragam suara, seperti trompet, suling, gitar, biola, sampai perkusi-perkusian. Dengan kibor, kita juga bisa bermain layaknya sebuah band. Dengan kibor, kita juga bisa bermain seperti kita bermain organ atau piano dan lebih praktis karena lebih mudah dibawa ke mana-mana.

Bagian-bagian dari Kibor:

.

  1. Tombol power On/Off, berfungsi menyalakan dan mematikan keyboard.
  2. Volume, merupakan layar untuk memperbesar dan memperkecil suara dari keyboard.
  3. Start atau Stop, berfungsi untuk memulai dan menghentikan rythm atau irama musik.
  4. Sync, berfungsi untuk mengatur agar melodi lagu bisa dimulai bersamaan dengan rythm.
  5. Fill in, berfungsi membuat variasi ketukan dan variasi bunyi drum.
  6. ACMP, berfungsi untuk digunakan utuk membunyikan suara musik.
  7. Voice, merupakan tombol untuk memilih suara alat musik yang digunakan.
  8. Tempo, merupakan tombol untuk mengatur kecepatan ketukan.
  9. Sustain, berfungsi untuk memperpanjang bunyi instrumen.
  10. Transpose, merupakan fitur untuk menaikkan atau menurunkan nada tanpa memindahkan posisi jari.

4. Drum

Drum merupakan kelompok alat musik perkusi yang terdiri terbuat dari kulit yang direntangkan dan dipukul dengan tangan atau sebuah batang. Selain kulit, drum juga digunakan dari bahan lain, misalnya plastik. Drum terdapat di seluruh dunia dan memiliki banyak jenis, misalnya kendang, timpani, Bodhrán, Ashiko, snare drum, bass drum, tom-tom, beduk, dan lain-lain.

Bagian-bagian dari sebuah drum:

  1. Snare drum adalah salah satu bagian dari drum yang memiliki suara nyaring saat dipukul. Snare drum harus dibantu oleh stand agar dapat berdiri dan membuat pemain nyaman. Snare drum juga dilengkapi dengan beberapa baris senar yang terbuat dari baja atau plastik yang direntangkan melintang dibagian bawah snare drum. Diameter dari snare drum memiliki ukuran standar sepanjang 14 inci sedangkan tinggi snare kurang lebih 5 sampai 6 inci. Sisi-sisi snare drum biasanya terbuat dari bahan kayu atau logam yang kuat.
  2. Hi hat adalah jenis simbal paling utama dalam permainan drum. Hi hat terdiri dari 2 buah simbal yang sama besar dan diletakkan bersamaan pada sebuah penyangga khusus. Hi hat memiliki pedal yang biasanya diletakkan pada sebelah kiri dari stand snare drum tersebut. Fungsi dari Hi hat untuk mengatur tempo atau waktu dalam permainan.
  3. Bass Drum adalah drum yang berukuran besar dan dimainkan menggunakan pedal drum. Bass drum berbentuk tabung raksasa yang memiliki diameter berkisar 20 hingga 22 inci dan memiliki ketinggian tabung 14 hingga 22 inci. Bass drum biasanya memiliki lubang dilembaran luarnya yang berfungsi sebagai tempat pemasangan mikrofon, sehingga memperkuat suara bass drum saat permainan berlangsung. Suara tersebut bukanlah menandakan kerusakan tapi merupakan sarana agar ada sirkulasi udara.
  4. Crash cymbal merupakan jenis cymbal yang memiliki bunyi cenderung rendah (pendek). Dalam dunia musik, paling tidak setiap pemain drum mempunyai crash cymbal didalamnya yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Ukuran dari Crash Cymbal dimulai dengan ukuran 14 inchi yang paling kecil. Lebih kecil dari itu biasanya disebutnya splash cymbal. Ukuran terbesar dari crash cymbal bisa mencapai ukuran 24 inchi.
  5. Ride cymbal merupakan simbal standar dalam drum kit. Ride cymbal berfungsi seperti hi hat yaitu untuk mendominasi suara nyaring dalam permainan drum. Ride cymbal biasanya diletakkan dibagian kanan, yaitu diatas floor tom. Rata-rata ukuran simbal ini kurang lebih berkisar antara 16 hingga 26 inci.
  6. Floor tom merupakan tabung seperti tom namun memiliki kedalaman yang lebih jauh daripada tom, floor tom juga memiliki diameter yang lebih lebar dari pada tom. Floor tom memiliki 2 membran (atas dan bawah) serta berdiri dengan 3 buah kaki-kaki. Floor tom mengeluarkan suara yang rendah jika dibandingkan dengan jenis tom-tom lainnya.

Itulah penjelasan mengenai Band beserta alat musik yang digunakannya. Dengan adanya artikel ini, semoga dapat membantu kamu memahami alat musik yang dipakai disetiap penampilan musik yaa. Sekian, tunggu artikel selanjutnya.

This is a Sidebar position. Add your widgets in this position using Default Sidebar or a custom sidebar.