Seni merupakan bagian dari salah satu yang harus ada didalam hidup kita, karena setiap hari kita selalu dikelilingi dengan seni yang merupakan ekspresi dari seorang yang telah mengandung unsur keindahan dan mampu membangkitkan perasaan ketika kita sedang merasakannya. Seni juga terdiri dari beberapa macam, yaitu seni teater (drama), seni tari, seni sastra, seni rupa, dan yang terakhir adalah seni musik.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang “Seni Musik”. Seni musik terdiri dari beberapa macam unsur berbentuk harmoni, melodi dan notasi wujud yang diajarkan oleh seseorang. Seni musik juga memiliki beberapa jenis, antara lain musik tradisional, musik modern, dan musik keroncong. Tapi, ditinjau dari jenisnya, seni musik dapat dibedakan menjadi beberapa bagian salah satunya ialah “Musik Klasik”. Nah, mungkin kamu penasaran apa itu musik klasik? Dan apa saja yang dibahas disana? Yuk mari kita simak ulasan dibawah ini untuk menjawab beberapa pertanyaan dari kamu.

Apa Itu Musik Klasik?

Musik Klasik merupakan jenis musik yang diciptakan oleh komponis dimasa lalu sekitar tahun 1750 sampai tahun 1800 yang masih sampai sekarang diminati dan sering diputar oleh banyak orang. Musik klasik juga memiliki ciri khas seperti mempunyai sifat pertahanannya yang asli dan cara penyajiannya.

Zaman klasik berada di antara Zaman Barok dan Zaman Romantik. Beberapa komponis zaman klasik adalah Joseph Haydn, Muzio Clementi, Johann Ladislaus Dussek, Andrea Luchesi, Antonio Salieri dan Carl Philipp Emanuel Bach, walaupun mungkin komponis yang paling terkenal dari zaman ini adalah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig van Beethoven.

Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, Tiongkok dan Mesir mempunyai musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja.

Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia.

Pada abad ke-18 sampai dengan awal abad ke-19, musik klasik biasanya digunakan untuk menyebut semua jenis musik dalam tradisi ini, istilah tersebut juga digunakan untuk menyebut musik dari zaman tertentu, ini mungkin adalah bagian dari tradisi tersebut. Zaman ini biasanya diberi batas antara tahun 1750 dan 1820, namun dengan batasan tersebut terdapat tumpang tindih dengan zaman sebelum dan sesudahnya, sama seperti pada semua batasan zaman musik yang lain.

Dalam abad ke-19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis.

Pada periode klasik, telah terbentuk sebuah norma- norma dalam menciptakan penyajian, style dan komposisi sebuah Musik klasik. Pada era ini, piano juga menjadi unsur alat musik terpenting yang digunakan sehingga karakteristik musik yang dihasilkan terkesan lebih ringan, tidak terlalu kompleks, namun lebih jelas jika dibandingkan jenis musik klasik di era Baroque. Opera mulai dikembangkan pada tahap ini dan orkestra tidak lagi menggunakan harpa namun digantikan dengan alat musik piano.

Selain perkembangan yang  dibahas diatas berikut ciri-ciri musik Klasik:

  1. Menggunakan peralihan dinamik dari yang lembut sampai keras atau (cressendo) dan dari yang keras menjadi lembut (decrssendo).
  2. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin cepat) dan ritarteando (semakin lembut).
  3. Pemakaian Ornamentik dibatasi.
  4. Penggunaan Accodr 3 nada.

Selain ciri-ciri yang dimiliki oleh jenis musik ini, ternyata musik klasik juga mempunyai beberapa fungsi dalam kehidupan antara lain sebagai berikut:

  1. Meningkatkan intelegensia pada manusia
  2. Berpengaruh pada tumbuh kembang sang janin
  3. Bisa menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan
  4. Bermanfaat untuk kecerdasaan
  5. Meningkatkan respon fisiologis
  6. Mengurangi resiko epilepsi
  7. Bisa mengurangi resiko stress
  8. Bisa membantu untuk meningkatkan memori ingatan dan sebagainya

Macam-macam Musik Klasik

Musik klasik juga mempunyai ragam macamnya, antara lain sebagai berikut:

  • Notasi Gregorian tahun (590)

Notasi ini memakai empat garis sebagai balok not, tetapi belum ada rotasi iramanya sehingga hitungan berdasarkan perasan penyanyi.

  • Musik Organum (1150-1400)

Di sini terjadi susunan lagu berjarak oktaf. Suara tinggi terbentuk dari anak-anak atau wanita dan suara rendah dari laki-laki.

  • Musik Discant (1400-1600)

Pada masa yang bisa dirasakan ini ternyata tidak semua bisa yang mengikuti nada tinggi atau nada rendah, oleh sebab itu diputuskan untuk membuat suara yang lebih kuat atau lebih rendah mengikuti melodi kuart tinggi maupun kuart rendah dan musik yang demikian ini disebut musik diafoni.

  • Basso Ostinato (1600)

Musik ini adalah music yang berupa rangkaian nada-nada yang bergerak selangkah demi selangkah ke bawah atau ke atas, kemudian diulang pada rangkaian nada lain secara bersama.

  • Musik Polifoni Era Barok (1600-1750)

Musik ini adalah musik yang salah satunya musik polifoni dengan teknik kontrapung yang sangat tinggi, karena disusun seperti Matematika. Hampir semua komponis era barok (1600-1750) menyusun dengan teknik kontrapung.

  • Musik Homofon Era Klasik (1750-1825)

Selanjutnya pada era klasik (1750-1825) ditemukan susunan akord yang berdasarkan tri-suara (triad), sehingga berkembang empat suara atau lebih. Musik ini biasanya disebut musik Harmoni.

  • Musik Klasik Era Romantika (1820-1910)

Hampir tidak ada perubahan dalam kontrapung dan harmoni secara fundamental. Namun, ada kemajuan dalam orkestrasi lengkap (dengan penemuan alat musik). Era romantika adalah yang terakhir dan masih dapat diterima dengan pendengaran masyarakat umum terutama pada musik opera, musik balet, dan walsa wina.

  • Musik Klasik Modern (1910-sekarang)

Pada masa musik klasik ini, karya yang paling tekenal berada pada abad ke-20 yakni: kitaro, Ricart Clayderman, Yanni dan Enya. Terdapat berbagai Aliran musik yang berkembang yaitu: Musik klasik, musik rock, Musik tradisional dan musik keagamaan.

Alat Musik Apa Saja Yang Digunakan Pada Musik Klasik?

Banyak yang mengira, kalau musik klasik itu tidak memakai alat musik. Tapi perlu kamu ketahui, musik klasik menggunakan beberapa alat musik antara lain sebagai berikut:

1. Biola (Violin)

Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik gesek Biola pertama kali diperkenalkan di Itali, kotaTurin pada tahun 1523. Bentuk biola tersebut dipajang dalam bentuk patung atau skulptur “malaikat kecil bermain biola” di sebuah gereja di Vercelli. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima.

2. Cello

Cello adalah singkatan dari kata “Violoncello” yang berasal dari negara Italia, yang berarti “violin kecil”. Cello (Violin) adalah sebuah instrumen yang mirip dengan biola dan bass. Cello paling erat terkait dengan musik klasik Eropa. Cello adalah bagian dari orkestra standar dan memberikan suara bas dalam sebuah kuartet gesek, serta bagian dari banyak kelompok musik.

3. Brass

Brass adalah alat musik yang berbentuk tiup yang terbuat dari bahan logam yang menghasilkan suara yang berasal dari getaran bibir pemainnya saat meniup melalui tabung resonator (pada jenis instrumen tertentu disebut sebagai mouthpiece). Instrumen musik ini dikenal juga sebagai labrosones, yang berarti instrumen yang dibunyikan oleh getaran bibir.

Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perubahan intonasi nada pada instrumen musik berkatup: menekan katup yang ada untuk mengubah atau mengalihkan panjang udara yang melewati pipa dan mengubah celah bibir pemainnya atau disebut sebagai “embouchure”, yang akan menentukan frekuensi getaran pada instrumen tersebut.

4. Trombone

Ini adalah alat musik dalam keluarga brass yang berukuran cukup panjang dan cara memainkannya dengan didorong ke depan dan ditarik ke belakang, berbeda dengan alat musik tiup pada umumnya.Trombone pada umumnya terbuat dari bahan kuningan yang panjang dan jika semua lekukannya dibiarkan memanjang, ukuran Trombone dapat mencapai sekitar 275 cm.

Trombone pertama kali diciptakan pada pertengahan abad 15, untuk memenuhi keinginan para komposer dalam menghadirkan nada rendah dalam sebuah orkestra. Walaupun variasi bentuk Trombone berubah-ubah, namun secara konsep dasarnya (didorong dan ditarik) tidak pernah berubah hingga saat ini.Umumnya dalam sebuah orkestra, terdapat tiga pemain Trombone.

5. Tuba

Tuba memiliki ukuran yang sangat besar sebagai alat musik tiup. Corong bagian ujungnya begitu besar dan cara memainkan tuba adalah dengan menggendongnya atau dipangku. Sebenarnya, diantara semua alat musik dalam orkestra, Tuba mampu menghadirkan nada bas paling rendah dan berat. Ukuran panjang Tuba yang dibuat berlika-liku dapat beraneka ragam dari sekitar 250 cm hingga 550 cm.

Semakin panjang ukurannya, semakin rendah nada yang dapat dicapainya. Umumnya dalam sebuah orkestra, ada hanya satu orang pemain Tuba. Karena itulah, seorang musisi Tuba juga harus memiliki pernapasan yang sangat baik, karena napas yang ia keluarkan membutuhkan tenaga yang cukup kuat agar Tuba dapat mengeluarkan suara yang lantang dan harmonis dengan alat orkestra lainnya.

6. French Horn

French Horn merupakan salah satu alat musik dengan bentuk yang sangat unik diantara alat musik orkestra lainnya. French Horn, seperti namanya, berasal dari Perancis. Bentuknya yang berlika-liku membuatnya terlihat begitu unik dan jika seluruh pipa pada French Horn dibuat dalam posisi lurus, maka ia akan berukuran sekitar 550 centimeter panjangnya. Umumnya dalam sebuah orkestra, akan ada dua hingga delapan pemain French Horn.

7. Flute

Alat musik yang lazim disebut Silver Flute atau C Flute ini banyak digemari oleh banyak orang karena suaranya yang hangat, lemah lembut, namun bisa juga menjadi powerful dan emosional. Memainkan alat musik ini tidak semudah yang didengar karena selain harus memiliki pernafasan yang baik dan kuat, harus juga memiliki emosi atau ekspresi yang kuat untuk menyampaikan makna dari lagu-lagu yang dibawakan ke pendengar.

Alat musik Fulte ditemukan oleh seorang Ilmiah Slovenian yang bernama Dr. Ivan Turk pada sebuah situ di Ljubjana, Slovenia pada tahun 1998. Flute juga merupakan alat musik tertua yanng pernah di temukan dan alat musik ini terbuat dari tulang hewan beruang yang memiliki dua lubang.

8. Klarinet

Klarinet adalah instrumen musik dari keluarga Woodwind yang namanya diambil dari penambahan akhiran “-et” yang berarti “kecil” pada kata Itali “clarino” yang berarti trompet. Sama seperti saksofon, klarinet dimainkan dengan menggunakan satu reed. Klarinet merupakan keluarga instrumen terbesar, dengan ukuran dan pitch yang berbeda-beda. Kata klarinet umumnya merujuk pada soprano klarinet B♭, yang merupakan klarinet terumum. Pemain klarinet disebut klarinetis.

9. Piano

Instrumen piano muncul pada zaman klasik. Pada tahun 1775, lahirlah alat musik sejenis piano ke dunia yang memiliki ukuran standard dapat mencapai 7¼ oktaf, suatu jangkauan yang tidak dapat dicapai oleh alat musik manapun. Dalam memproduksi suara menurut dinamika yang dituntut, diatur melalui lemah lembutnya sentuhan jari serta pengaturan pedal kaki. Salah seorang pemain piano yang terkenal adalah Ludwig Van Beethoven.

10. Gitar Klasik

Gitar klasik adalah jenis gitar akustik yang biasanya digunakan dalam musik klasik. Gitar ini memiliki ciri khas pada senarnya yang terbuat dari nylon dan pada umumnya memiliki 12 fret. Memasang jenis senar steel-string pada gitar klasik akan menyebabkan kerusakan serius pada gitar tersebut.

Siapa Saja Yang Pernah Menjadi Tokoh Musik Klasik Yang Telah Mendunia?

Berikut ada beberapa tokoh yang berperan dalam dunia musik klasik yang telah mendunia, antara lain sebagai berikut:

  • Franz Joseph Haydn

Franz Joseph Haydn merupakan salah satu komponis yang memberi pengaruh besar dalam perkembangan tokoh musik klasik di Zaman Klasik. Beliau sering kali disebut sebagai “Bapak Kuartet Gesek” atau “Bapak Simfoni’. Haydn banyak menghabiskan waktunya di keluarga Eszterhazy di Australia sebagai Musikus. Franz Joseph Haydn merupakan saudara laki-laki dari seorang komponis terkenal (Michael Haydn) dan seorang penyanyi tenor terkenal (Evangelist Haydn). Franz Joseph Haydn lahir pada 31 Maret atau 1 April 1732 dan meninggal dunia pada 31 Mei 1809.

  • Franz Schubert

Franz Schumbert ini merupakan seseorang berkembangsaan Austria yang lahir pada 31 Januari 1797 yang juga merupakan tokoh musik klasik terkenal. Di umurnya yang masih tergolong muda yakni 20 tahun, ia telah berhasil menghasilkan banyak simfoni, diantaranya Unfinished Symphony dan Great Shymphoy.

Beberapa musik Schubert dibuat dalm bentuk orkes dengan ukuran yang berbeda-beda. Schubert telah menulis 100 lagu dan sampai saat ini pun beberapa lagu terbaik seperti: Who is Sylvia?, Ave Maria, The Trout, dan Serenade. Schubert meninggal dunia pada 19 November 1828 atau pada usia 31 tahun dan sudah menghasilkan hampir 1.000 karya musiknya sendiri.

  • Frans Liszt

Frans Liszt merupakan seorang pengaba, pianis, komposer dan guru musik klasik asal Hungaria pada abad ke 19. Liszt juga sempat menulis sebanyak 700 komposisi musik yang didalamnya terdapat puisi simfonis dan lagu gerejawi. Dia juga mampu mengajar dan mempunyai 400 murid yang ia perkenalkan pada era romantisisme. Liszt lahir pada 22 Oktober 1811 di Raiding, Hungaria. Dia juga merupakan pianis terbesar dalam sejarah musik dunia.

  • Georg Friedrich Handel

Georg Frriedrich Handel merupakan seorang tokoh musik klasik asal negara Jerman yang lahir pada 23 Februari 1685 di Halle, namun Handel lebih banyak menghabiskan waktunya di Inggris atau Britani Raya. Handel terkenal akan cintaan musk termuka Oratorio, Opera dan Concerti Grossi. Dia juga terkenal karena beberapa karyanya yang menakjubkannya seperti Oratoria Messiah, Fireworks Musik dan Water Music.

  • Ludwig van Beethoven

Ludwig van Beethoven ini mungkin merupakan nama tokoh musik klasik yang paling Anda kenal. Karya-karya begitu menakjubkan hingga sampai sekarang pun masih sering didengarkan. Ludwig lahir pada 17 Desember 1770 di Born. Ludwig juga menjadi salah satu tokoh yang penting dalam perkembangan musik klasik dalam perubahan Zaman Romantik dan Zaman Klasik. Beberapa karyanya juga juga terkenal, seperti: Simfoni ke 5 dan Simfoni ke 9, dan lagu Piano yaitu “Fur Elise”.

  • Wolfgang Amadeus Mozart

Salah satu tokoh penting yang membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik klasik pada zaman musik klasik maupun zaman musik romantik yakni Woldgang Amadeus Mozart. Ia telah menghasilkan banyak sekali karya, setidaknya sudah 700 lagu telah ia hasilkan. Dalam karyanya itu meliputi paduan suara, musik opera maupun musik piano. Ia mempunyai beberapa karya yang paling terkenal dan terbaik yakni Opera Don Giovanni dan juga Dle Zauberflote.

Merupakan salah satu tokoh penting yang membawa pengaruh besar terhadap Zaman Musik Klasik maupun Zaman Musik Romantik, sama seperti yang lainnya. Lahir pada 27 Januari 1756 di Salzburg dan menutup usia pada umur 35 tahun (5 Desember 1791 di Wina, Austria).

Ia telah membuat banyak karya sekitar 700 lagu, termasuk musik paduan suara, musik opera, dan musik piano. Beberapa karya terbaiknya adalah Die Zauberflote dan opera Don Giovanni. Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Kochel-Verzeichnis, dan karay Mozart dianggap sebagai mahakarya musik Zaman Klasik.

  • Johann Sebastian Bach

Johann Sebastian Bach yang lahir pada 21 Maret 1685 yang merupakan salah satu musisi klasik yang berkebangsaan Jerman. Johan juga banyak mengubah dan mengembangkan beberapa jenis alat musik seperti clavichord, harpsichord, musik orga dan musik orkestra. Karyanya sendiri juga mempunyai ciri khas, yaitu kebanyakan dibuat untuk ditujukan bagi Tuhan. Beberapa karyanya yang terkenal adalah Brandenburg Concertos Mass in B minor (Lagu gereja).

Demikian artikel mengenai “Musik Klasik” yang telah dibahas diatas. Musik klasik juga mempunyai beberapa tokoh yang sangat berperan didalamnya. Apakah diantara beberapa tokoh diatas ada yang kamu idolakan? Pastinya ada dong guys.. Sekian artikel ini saya buat, semoga dengan adanya artikel ini bisa dapat membantu anda mengenal lebih dalam lagi mengenai Musik Klasik yaa. Selamat membaca dan tunggu artikel berikutnya yaa..

This is a Sidebar position. Add your widgets in this position using Default Sidebar or a custom sidebar.